Mendengar kata
mahasiswa akan terlintas pengertian orang yang sedang belajar di perguruan
tinggi. Seseorang yang terdaftar sebagai murid di perguruan tinggi akan disebut
sebagai mahasiswa. Tapi sesungguhnya pengertian mahasiswa tidaklah sesempit
itu. Terdaftar sebagai murid di perguruan tinggi hanyalah syarat administratif
untuk disebut sebagai seorang mahasiswa. Menjadi mahasiswa memiliki pengertian
yang lebih luas terlepas dari masalah administratif itu sendiri.
Suatu
kebanggaan untuk bisa menyandang gelar mahasiswa tidak hanya kebanggaan tapi
juga sebuah tantangan. Tantangan karena ekspektasi dan tanggung jawab yang
ditanggung mahasiswa cukup besar. Mahasiswa akan menjadi agen pembawa perubahan
yang artinya mampu untuk menyelesaikan permasalahan, memberikan sebuah solusi
untuk permasalahan yang dihadapi masyarakat di berbagai belahan masyarakat.
Mahasiswa
memiliki beberapa peran dan fungsi penting. Mahasiswa sebagai seseorang yang
sedang belajar di perguruan tinggi akan terjun ke dalam dunia kampus. Dunia
kampus merupakan dunia di mana setiap
mahasiswa dengan bebas memilih kehidupan yang mereka mau. Disinilah dituntut
suatu tanggung jawab moral terhadap diri masing-masing sebagai individu untuk
dapat menjalankan kehidupan yang bertanggung jawab dan sesuai dengan moral yang
hidup dalam masyarakat. Mahasiswa juga memiliki peranan sosial, yaitu bahwa
keberadaan dan segala perbuatannya tidak hanya bermanfaat untuk dirinya sendiri
tetapi juga harus membawa manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Mahasiswa
sebagai orang yang disebut-sebut sebagai insan intelek haruslah dapat
mewujudkan status tersebut dalam ranah kehidupan nyata. Dalam arti menyadari
betul bahwa fungsi dasar mahasiswa adalah bergelut dengan ilmu pengetahuan dan
memberikan perubahan yang lebih baik dengan intelektualitas yang ia miliki
selama menjalani pendidikan. Ide
dan pemikiran cerdas seorang mahasiswa mampu merubah paradigma yang berkembang
dalam suatu kelompok dan menjadikannya terarah sesuai kepentingan bersama.
Sikap kritis mahasiswa sering membuat sebuah perubahan besar dan membuat para
pemimpin yang tidak berkompeten menjadi gerah dan cemas. Dan satu hal yang
menjadi kebanggaan mahasiswa adalah semangat membara untuk melakukan sebuah
perubahan. Dalam kasus ini mahasiswa dituntut untuk menjadi agen
perubahan dalam mengisi kebangkitan nasional.
Jika
kita menengok kebelakang pada tahun 1908 dimana terbentuknya organisasi Boedi Oetomo,
tahun 1922 terbentuknya Indonesche Vereeninging yang berubah namanya menjadi
Perhimpunan Indonesia tahun 1925, hingga penurunan rezim Soeharto tahun 1988.
Semua peristiwa di atas memperlihatkan betapa pentingnya peran sebagai seorang
mahasiswa. Zaman modern ini terlihat tidak ada aktifitas dari mahasiswa sebagai
wujud agen perubahan. Ketika masyarakat merasa tercekik akibat politik fana
yang terjadi. Peran mahasiswa sebagai agen perubahan tidak meimiliki efek yang
signifikan. Mahasiswa terlalu disibukan dengan kegiatan pendidikan. Keacuhan mahasiswa yang terjadi mungkin juga bisa terjadi
karena ekspresi mahasiswa telah dibebaskan tidak seperti jaman dahulu. Aktivitas
mahasiswa sebagai agen of change sangat penting karena efek yang ditimbukan
akibat kegiatan mahasiswa akan berpengaruh pada kepribadian bangsa.
Arysio Santos (2009) yang melacak jejak negeri Atlantis yang
merujuk dari ungkapan plato, meyakini Indonesia adalah negeri mitologis, dimana
peradaban tinggi, teknologi maju, hingga sumber daya manusia unggul menjadi
ciri kemajuan kebudayaan maritim sekaligus karakter bangsa yang kuat.
Jika mahasiswa menjalankan kewajibannya dengan benar akan
membangkitkan karakter bangsa yang kuat
dan membentuk kepribadian bangsa yang baik. Mahasiswa akan mampu untuk (setidaknya) mengurangi beban bangsa jika
tugasya dijalankan dengan benar. Mahasiswanya sendiripun harus memiliki
kepribadian yang baik, supaya mahasiswa dapat diterima di kalangan masyarakat.
Ketika mahasiswa dapat diterima di masyarakat maka masyarakatpun akan percaya
kepada mahasiswa bahkan mahasiswa dapat diberikan dorongan oleh masyarakat.
Membentuk kepribadian bangsa membutuhkan proses yang tidak sebentar. Butuh
kurun waktu yang cukup lama karena kompleksnya permasalahan di Indonesia. Maka
dari itu harus segera dilakukan tindakan yang tepat dalam segala bidang
terutama pendidikan. Mahasiswalah yang memiliki peran penting dalam hal ini.
M. Muzakki
Komentar
Posting Komentar